Seorang
yang kucinta slama ini adalah dia
Begitupun
juga hatiku masih terpanah olehnya
Tapi
dia tak begitu sadar tentang perasaanku
Dan
kini semua kumulai dari awal lagi
Hingga
akhirnya kumenemukan seseorang yang sejati dihadapanku
Cinta
itu memang sudah pergi
Tapi rasa masih ada
Seperti kata hati yang ingin memiliki sesuatu
Walaupun tidak dengan cinta
Tapi ku masih bisa merasakannya
Kau..kau..kau..
Kau kusebut tiga kali
Tapi kau tetap tak mendengarkan aku
Aku merasa hampa tak bernapas
Karna jiwa luruhku ini hanya ingin memilikimu
s’lamanya
Tak kusangka dia pergi
Hilang tak terarah
Maksud hatiku hanya inginsekedar menyapa
Suaraku habis tuk menyebut namanya
Penglihatanku tlah buram tuk melihatnya
Nafaskupun
tehenti tuk mencintainya
Ucapan manis dibibirmu talh mengikatkan hatiku
Seakan
ku ini adalah milikmu
Dan kau tlah yakinkan aku jika ku pergi, kau kan
ikut nersamaku
Untuk slamanya bersamaku
Meski kau tak pernah tau bahwa aku ada
Tapi yakinlah bahwa ku slalu menjagamu
Dan meski kau tak sebegitu tau persaanku
Tapi
yakinlah bahwa ku kan slalu menyayangimu
Kan
ada disampingmu, dihatimu, dipeluk hangatmu
Hal tersulit bagiku ialah mendengar kata
terakhirmu
Ku tak ingin kau menyebut namaku tuk terakhir
kalinya
Karna setauku kau akan bersamaku slalu
Dan ku berharap tuhan jangan engkau mengambilnya
dariku
Coba
kau dengar detak jantungku
Apa
kau mendengar tiap detaknya mengisyaratkan ku hidup demi cintamu
Coba kau lihat raut mukaku ini
Apa kau melihat raut mukaku yang letih
Aku masih setia, masih sabar menunggu
Walau cintaku ini tak bertuan
Karnaku cinta sadari dulu
Ku ingin dia
Namun ku ragu apakah dia mencintaiku
Dan ku resah bilamana cinta itu pergi
Cinta terpendam hanya ku rasa sekali
Bukan ku tak berani
Tapi karna dia tlah memilih yang lain
Ku tak ingin egoku memuncak lagi
Merasa dirinya hanya untukku seorang
Jiwaku yang kosong
Hanya menjadi sebuah ungkapanku dulu
Sekarang ku menyesal mengapa dulu aku pergi
Dan ku rasa bodoh bila ku pergi tinggalkan dia
Bila nanti ku nisa jadi yang terbaik
Kau akan memiliki aku
Sepanjang usiaku didunia
Dan sampai ku tak bernafas
Tuk sekedar berada di bayangan mataku
Yang terindah itu bukan berarti yang terbaik
Tapi yang terbaik itulah yang terindah
Tak semua raga itu sempurna
Dan tak semua perasaan itu utuh adanya
Hanya kau bagiku cahaya cinta
Kapan kau kembali
Melengkapi arti hidupku
Dengan cinta yang sebenarnya
Andai kita tak bertemu
Kau dan aku takkan merindu
Walaupun masing-masing tlah saling memiliki
Tai ku tau kalau kau masih menyimpan rasa padaku
Dan ku berharap semua itu nyata dan kan terjadi
Kebahagianku adalah mencintaimu
Tugasku adlah menyayangimu
Hatimu adalah perasaanku
Tubuhmu adalah ragaku
Cintamu adalah harapanku
Sakit hati yang kurasa
Tak seperti kebahagianmu bersamanya
Raga ini tlah luruh
Mengutarakan ucapan terkhirmu
Kasedihanku
Meski kini kau tlah pergi
Mengisahkan tangis diriku sendiri
Cinta kau bawa dia pergi
Tak rela hatiku terpaksa menerima kenyataan
Air mataku takkan berhenti terurai
Seperti cintaku yang takkan pernah habis
Tuk
memilikimu
Bila ku ingin dirimu kembalidan akan ku pinta
Kasihku tinggalkan aku dengannya
Agar ku dan dia bisa kembali memenuhi bak cinta
kami
Bila penantian itu berbatas waktu
Sapaanku hanya untuk menunggu
Jika air mataku ini habis terurai tak berhenti
Ka ku isi dengan kesedihanku tentangmu
Bila tawaku tak terlihat lagi
Kan ku lihati bila kau yang melihatnya
Bilamana hatiku rapuh
Kan ku perbaiki dan kususun dengan hatimu
Dan jika mataku tak terbuka lagi
Tapi tidak dengan hatiku yang takkan tertutup
pedih
Ijinkan aku mencintaimu
Karna ku sngat mengharapkanmu
Tak ku sia-siakan lagi waktuku
Ku ingin cinta darimu
Bila ku dapat memiliki nafasmu
Kan ku simpan baik0baik
Dan jika kau menghembuskan nafas terakhirmu
Ku ingin memiliki satu hembusannya
Ditinggalkan itu sangat menyakitkan
Itulah yang ku rasa saaat ku membutuhkan
seseorang dalam hatiku
Menemani setiap langkah tuk bersanding denganku
Tapi jiwa ini tlah hancur dan hati ini turut
memaksa
Tuk menghampirik
Kepergianku jangan kau pikirkan
Hilangkan semua gundah
Hati yang berdebar
Jiwa yang kehilangan
Tak termiliki
Anggaplah semua ini hanyalah
Kepastian yang tertunda
Dalam langkah ku berjalan
Mengikuti air yang tergenang
Tak ada arah tuk dituju
Mencari jejak langkahpun tak
terlihat
Lama merenung
Teringat yang dinanti
Tuk ucapkan ku salalu menanti
Pergi saja kau bersamanya
Tak usah ikuti jalan hidupku
Demikian ku utarakan padamu
Sekali lagi jangan ganggu ku lagi
Semakin hari kau pergi dariku
Semakin kecil harapanku untukmu
Buanglah – buangku sudah sekarang
Karna kau telah mengikuti aliran jalan hidupnya
Ku pinta hampiri kekasih lain untukku
Yang takkan mendua dan menyakitiku
Tertutp sudah rasa dihatiku untukmu
kiniku tau kau bukanlah untukku
sudahlah
kembali padanya
karna
dia terlalu menyayangimu
daripada
aq yang kau pilih
kau kan lebih teluka
karna ku tak berubah
menghancurkan perasaan
kini ku coba sendiri
menjalani hari tanpa hadirmu
akankah kau masih ingat padaku
dan masih kau pendam rasa sayangmu
kan ku tulis hari-hari tanpa kenangan
sehingga aku tau rasa sebenarnya yang ku tau
apakah ku bisa hidup tanpa didampingimu
biarkan aku merasakan kesendirianku
singgah ku kemari dalam hati
mencoba mengungkit kembali kenangan penuh arti
inginkan
kamu sepenuh hati
dengan
cinta yang kau miliki kini