Kamis, 15 Desember 2011

kumpulan aregan

Seorang yang kucinta slama ini adalah dia
Begitupun juga hatiku masih terpanah olehnya
Tapi dia tak begitu sadar tentang perasaanku
Dan kini semua kumulai dari awal lagi
Hingga akhirnya kumenemukan seseorang yang sejati dihadapanku


Cinta itu memang sudah pergi
Tapi rasa masih ada
Seperti kata hati yang ingin memiliki sesuatu
Walaupun tidak dengan cinta
Tapi ku masih bisa merasakannya

Kau..kau..kau..
Kau kusebut tiga kali
Tapi kau tetap tak mendengarkan aku
Aku merasa hampa tak bernapas
Karna jiwa luruhku ini hanya ingin memilikimu s’lamanya

Tak kusangka dia pergi
Hilang tak terarah
Maksud hatiku hanya inginsekedar menyapa
Suaraku habis tuk menyebut namanya
Penglihatanku tlah buram tuk melihatnya
Nafaskupun tehenti tuk mencintainya

Ucapan manis dibibirmu talh mengikatkan hatiku
Seakan ku ini adalah milikmu
Dan kau tlah yakinkan aku jika ku pergi, kau kan ikut nersamaku
Untuk slamanya bersamaku

Meski kau tak pernah tau bahwa aku ada
Tapi yakinlah bahwa ku slalu menjagamu
Dan meski kau tak sebegitu tau persaanku
Tapi yakinlah bahwa ku kan slalu menyayangimu
Kan ada disampingmu, dihatimu, dipeluk hangatmu

Hal tersulit bagiku ialah mendengar kata terakhirmu
Ku tak ingin kau menyebut namaku tuk terakhir kalinya
Karna setauku kau akan bersamaku slalu
Dan ku berharap tuhan jangan engkau mengambilnya dariku

Coba kau dengar detak jantungku
Apa kau mendengar tiap detaknya mengisyaratkan ku hidup demi cintamu
Coba kau lihat raut mukaku ini
Apa kau melihat raut mukaku yang letih
Aku masih setia, masih sabar menunggu
Walau cintaku ini tak bertuan
Karnaku cinta sadari dulu
Ku ingin dia
Namun ku ragu apakah dia mencintaiku
Dan ku resah bilamana cinta itu pergi

Cinta terpendam hanya ku rasa sekali
Bukan ku tak berani
Tapi karna dia tlah memilih yang lain
Ku tak ingin egoku memuncak lagi
Merasa dirinya hanya untukku seorang

Jiwaku yang kosong
Hanya menjadi sebuah ungkapanku dulu
Sekarang ku menyesal mengapa dulu aku pergi
Dan ku rasa bodoh bila ku pergi tinggalkan dia

Bila nanti ku nisa jadi yang terbaik
Kau akan memiliki aku
Sepanjang usiaku didunia
Dan sampai ku tak bernafas
Tuk sekedar berada di bayangan mataku

Yang terindah itu bukan berarti yang terbaik
Tapi yang terbaik itulah yang terindah

Tak semua raga itu sempurna
Dan tak semua perasaan itu utuh adanya

Hanya kau bagiku cahaya cinta
Kapan kau kembali
Melengkapi arti hidupku
Dengan cinta yang sebenarnya

Andai kita tak bertemu
Kau dan aku takkan merindu
Walaupun masing-masing tlah saling memiliki
Tai ku tau kalau kau masih menyimpan rasa padaku
Dan ku berharap semua itu nyata dan kan terjadi

Kebahagianku adalah mencintaimu
Tugasku adlah menyayangimu
Hatimu adalah perasaanku
Tubuhmu adalah ragaku
Cintamu adalah harapanku




Sakit hati yang kurasa
Tak seperti kebahagianmu bersamanya
Raga ini tlah luruh
Mengutarakan ucapan terkhirmu
Kasedihanku
Meski kini kau tlah pergi
Mengisahkan tangis diriku sendiri
Cinta kau bawa dia pergi
Tak rela hatiku terpaksa menerima kenyataan
Air mataku takkan berhenti terurai
Seperti cintaku yang takkan pernah habis
Tuk memilikimu

Bila ku ingin dirimu kembalidan akan ku pinta
Kasihku tinggalkan aku dengannya
Agar ku dan dia bisa kembali memenuhi bak cinta kami


Bila penantian itu berbatas waktu
Sapaanku hanya untuk menunggu
Jika air mataku ini habis terurai tak berhenti
Ka ku isi dengan kesedihanku tentangmu
Bila tawaku tak terlihat lagi
Kan ku lihati bila kau yang melihatnya
Bilamana hatiku rapuh
Kan ku perbaiki dan kususun dengan hatimu
Dan jika mataku tak terbuka lagi
Tapi tidak dengan hatiku yang takkan tertutup pedih

Ijinkan aku mencintaimu
Karna ku sngat mengharapkanmu
Tak ku sia-siakan lagi waktuku
Ku ingin cinta darimu

Bila ku dapat memiliki nafasmu
Kan ku simpan baik0baik
Dan jika kau menghembuskan nafas terakhirmu
Ku ingin memiliki satu hembusannya

Ditinggalkan itu sangat menyakitkan
Itulah yang ku rasa saaat ku membutuhkan seseorang dalam hatiku
Menemani setiap langkah tuk bersanding denganku
Tapi jiwa ini tlah hancur dan hati ini turut memaksa
Tuk menghampirik

Kepergianku jangan kau pikirkan
Hilangkan semua gundah
Hati yang berdebar
Jiwa yang kehilangan
Tak termiliki
Anggaplah semua ini hanyalah
Kepastian yang tertunda




Dalam langkah ku berjalan
Mengikuti air yang tergenang
Tak ada arah tuk dituju
Mencari jejak langkahpun tak terlihat
Lama merenung
Teringat yang dinanti
Tuk ucapkan ku salalu menanti

Pergi saja kau bersamanya
Tak usah ikuti jalan hidupku
Demikian ku utarakan padamu
Sekali lagi jangan ganggu ku lagi
Semakin hari kau pergi dariku
Semakin kecil harapanku untukmu
Buanglah – buangku sudah sekarang
Karna kau telah mengikuti aliran jalan hidupnya
Ku pinta hampiri kekasih lain untukku
Yang takkan mendua dan menyakitiku
Tertutp sudah rasa dihatiku untukmu
 kiniku tau kau bukanlah untukku

sudahlah kembali padanya
karna dia terlalu menyayangimu
daripada aq yang kau pilih
kau kan lebih teluka
karna ku tak berubah
menghancurkan perasaan

kini ku coba sendiri
menjalani hari tanpa hadirmu
akankah kau masih ingat padaku
dan masih kau pendam rasa sayangmu

kan ku tulis hari-hari tanpa kenangan
sehingga aku tau rasa sebenarnya yang ku tau
apakah ku bisa hidup tanpa didampingimu
biarkan aku merasakan kesendirianku

singgah ku kemari dalam hati
mencoba mengungkit kembali kenangan penuh arti
inginkan kamu sepenuh hati
dengan cinta yang kau miliki kini